Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Bank Jateng Dukung Pendirian 267 Koperasi Desa di Boyolali

Bank Jateng mendukung pendirian 267 koperasi di Boyolali dengan memfasilitasi biaya pendirian dan menjadikan koperasi sebagai Agen Duta untuk layanan perbankan.
Pemerintah Kabupaten Boyolali menggelar forum Kontak Bisnis dengan 267 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP/KKMP) di Pendopo Gedhe Kabupaten Boyolali, Rabu (30/07/2025). /Foto: Istimewa
Pemerintah Kabupaten Boyolali menggelar forum Kontak Bisnis dengan 267 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP/KKMP) di Pendopo Gedhe Kabupaten Boyolali, Rabu (30/07/2025). /Foto: Istimewa

Bisnis.com,  SEMARANG — Bank Jateng mendukung pendirian 267 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP/KKMP) di Kabupaten Boyolali.

Dalam acara Forum Kontak Bisnis, Bank Jateng hadir sebagai mitra bersama PT Bulog Indonesia, PT Pertamina Patra Niaga, PT Pupuk Indonesia, BPJS Ketenagakerjaan, PT Jateng Agro Berdikari, dan jajaran pemerintah daerah Kabupaten Boyolali.

Wakil Pemimpin Bank Jateng Cabang Boyolali, Dewi Kuswidyasari mengatakan bahwa salah satu bentuk dukungan Bank Jateng adalah memfasilitasi biaya pendirian dan pendaftaran akta koperasi sebanyak 267 koperasi.

Bank Jateng juga menjadikan KDMP sebagai Agen Duta Bank Jateng. Dengan berlaku sebagai agen, koperasi dapat memberikan layanan perbankan kepada masyarakat.

“Melalui kehadiran Agen Duta Bank Jateng di setiap KDMP/KKMP, kami ingin mendekatkan layanan perbankan kepada masyarakat desa, mempercepat transaksi keuangan, dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan kami siap memberikan pendampingan melalui capacity building kepada petugas KDMP/KKMP, terutama dalam pengoperasian Agen Duta Bank Jateng yang akan dilakukan secara bertahap,” ujar Dewi dalam siaran pers, Minggu (31/8/2025).

Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Boyolali, Purwanto, menyebut kehadiran mitra seperti Bank Jateng sebagai bentuk sinergi konkret dalam membangun ekonomi kerakyatan.

"Koperasi tidak bisa berjalan sendiri. Perlu bersinergi dengan lembaga keuangan yang kredibel agar mampu tumbuh dan kompetitif," katanya.

 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Topik

Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro